Kiper PSIM Yogyakarta sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, mengungkapkan kekagumannya terhadap mentalitas rekan setimnya, Beckham Putra, dalam menghadapi berbagai hujatan yang diterimanya di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Cahya saat menjadi bintang tamu dalam sebuah tayangan di kanal YouTube Vindes yang tayang pada 12 Juni 2026. Dalam kesempatan itu, ia ditanya mengenai perasaan para pemain ketika menjadi sasaran kritik maupun hujatan dari suporter.
Belakangan, Beckham Putra kerap menjadi sorotan publik. Gelandang Timnas Indonesia itu diketahui sering menerima komentar negatif, baik secara langsung maupun melalui akun Instagram pribadinya, setiap kali membela skuad Garuda. Sejumlah pihak menilai hujatan tersebut dipicu oleh rivalitas antarsuporter klub yang terbawa hingga ke level tim nasional.

Bahkan, menurut berbagai laporan yang beredar, Beckham tetap menjadi sasaran kritik meski tidak selalu tampil di lapangan. Situasi tersebut memuncak usai laga kedua FIFA Matchday Juni 2026 melawan Mozambik, ketika Beckham sempat terlibat adu mulut dengan seorang suporter setelah pertandingan.
Meski demikian, Beckham tidak menutup kolom komentar di akun Instagram pribadinya, berbeda dengan sejumlah pemain lain yang memilih membatasi interaksi di media sosial saat mendapat tekanan publik. Sikap itu mendapat apresiasi dari Cahya Supriadi.
“Saya salut sama Beckham. Kalau soal dihujat, Beckham saya salut. Dia nggak pernah tutup komentar Instagram meskipun dihujat,” ujar Cahya.
Menurut Cahya, kemampuan Beckham untuk tetap terbuka terhadap respons publik menunjukkan mental yang kuat di tengah tekanan besar yang dihadapi pemain Timnas Indonesia.
Saat ditanya bagaimana jika dirinya berada dalam situasi serupa, Cahya mengaku kemungkinan akan mengurangi aktivitas di media sosial.
“Wah, mau nggak mau sih, Bang (nggak buka media sosial),” kata Cahya.
Pernyataan Cahya tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang kerap dihadapi para pemain Timnas Indonesia di era media sosial. Di tengah derasnya kritik dan hujatan yang muncul setelah pertandingan, ketahanan mental menjadi salah satu aspek penting yang harus dimiliki para pemain.