
JMBMedia — Persib Bandung sempat masuk dalam daftar FIFA Registration Ban pada 10 Agustus 2026. Namun, hanya berselang satu hari, nama Persib sudah tidak lagi tercantum dalam daftar larangan pendaftaran pemain di situs resmi FIFA.
Persib mengonfirmasi bahwa persoalan tersebut berkaitan dengan masalah pembayaran kompensasi kepada mantan pelatihnya, Robert Rene Alberts.
Berdasarkan dokumen FIFA, Persib dan Robert Rene Alberts memulai negosiasi terkait pembayaran kompensasi pada 18 Februari 2025. Dalam kesepakatan tersebut, Persib berkewajiban membayar kompensasi sebesar Rp3 miliar yang dibagi menjadi 10 kali cicilan untuk periode Maret hingga Desember 2025.
Pada termin pertama, pembayaran dilakukan sebesar Rp225 juta selama 10 bulan dengan total Rp1,8 miliar. Sementara termin kedua sebesar Rp600 juta dijadwalkan pada November dan Desember 2025.
Persoalan pembayaran kemudian muncul setelah terjadi pemotongan dan penunggakan cicilan. Robert pun membawa perkara tersebut ke FIFA.
Ada Kewajiban Robert sebagai Konsultan.
Di sisi lain, berdasarkan surat Persib kepada Robert Rene Alberts tertanggal 16 Januari 2025, terdapat kewajiban Robert yang masih tercantum dalam perjanjian kerja setelah masa kepelatihannya.
Dalam surat tersebut, Persib menyebut Robert memiliki tanggung jawab sebagai konsultan untuk Persib U-19, Persib U-17, Persib U-16, Persib B, Maung Anom, dan Persib Academy.
Persib juga menyatakan Robert belum melaksanakan kewajiban tersebut, termasuk membuat laporan tertulis mengenai hasil pekerjaan. Manajemen kemudian memintanya hadir pada 22 Januari 2025 untuk menerima penjelasan dan pemaparan program terkait pelaksanaan kewajiban tersebut.
Kewajiban sebagai konsultan itu disebut tercantum dalam perjanjian kerja yang ditandatangani Persib dan Robert Rene Alberts.
Persoalan kewajiban tersebut kemudian menjadi bagian dari latar belakang sengketa pembayaran kompensasi antara kedua pihak.
Setelah Persib masuk dalam daftar FIFA Registration Ban pada 10 Agustus 2026, perkembangan cepat terjadi. Pada 11 Agustus 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, nama Persib sudah tidak lagi tercantum dalam daftar tersebut.
Hilangnya nama Persib sehari setelah masuk daftar menunjukkan adanya perkembangan dalam penyelesaian perkara tersebut. Meski demikian, belum ada penjelasan resmi dari Persib mengenai mekanisme penyelesaian yang membuat status Registration Ban berakhir.
Dengan sudah tidak tercantumnya Persib dalam daftar FIFA, klub kini terbebas dari status Registration Ban tersebut dan dapat melanjutkan persiapan menghadapi kompetisi musim baru.