
JMBMedia – PERSIB Bandung menghadirkan sentuhan nostalgia dalam desain jersey kiper ketiga untuk musim kompetisi 2026/2027. Seragam tersebut ternyata mengambil inspirasi dari jersey penjaga gawang PERSIB pada musim 2010/2011, ketika nama Cecep Supriatna masih menjadi bagian dari skuad Maung Bandung.
Hal tersebut diungkapkan Agung Mutakin, Leader Designer PERSIB sekaligus sosok yang berada di balik desain jersey PERSIB musim 2026/2027. Ia menjelaskan bahwa konsep jersey kiper ketiga memang sengaja membawa kembali nuansa dari era tersebut.
Agung menyebut desain itu menjadi semacam kilas balik terhadap jersey kiper PERSIB pada zamannya Cecep Supriatna.
“Sebenarnya ini flashback dari zamannya Cecep. Itu saya flashback kesana.”
Meski terinspirasi dari desain masa lalu, Agung tidak sekadar menyalin elemen jersey tersebut. Ia memberikan sentuhan baru yang disesuaikan dengan konsep jersey PERSIB musim 2026/2027.
Salah satu elemen yang menjadi pembeda adalah aksen berbentuk riak-riak pada jersey. Menurut Agung, elemen tersebut memiliki makna yang berkaitan dengan energi positif dan dukungan Bobotoh kepada para pemain.
“Cuman disini aksennya pakai riak-riak gitu seolah-olah ini ada energi positif. Perisainya logo Persib terus (riak-riaknya) itu kaya bisikan suara penyemangat dari semua bobotoh untuk pemain Persib biar dilapangan itu dia berani.” Kata Agung Mutakin.
Penjelasan tersebut disampaikan Agung saat ditemui setelah acara Pesta Biru, yang menjadi bagian dari peluncuran tim PERSIB untuk menghadapi musim 2026/2027 di Bandung Arena, Selasa (25/8/2026).
Dengan demikian, jersey kiper ketiga PERSIB musim ini tidak hanya membawa unsur visual dari masa lalu. Desainnya juga mencoba menghubungkan sejarah, identitas klub, serta dukungan Bobotoh yang terus menjadi bagian penting dalam perjalanan Maung Bandung.
Inspirasi dari era Cecep Supriatna sekaligus memberikan warna tersendiri bagi jersey musim 2026/2027. Sementara aksen riak yang menjadi ciri khas desain tersebut merepresentasikan semangat dan suara dukungan Bobotoh yang diharapkan mampu memberikan keberanian kepada pemain ketika berada di lapangan.