Jadi Pembeda di Menit Akhir, Peralta Akui Beruntung Cetak Gol

JMBMedia – Mariano Peralta menjadi sosok penting di balik keberhasilan PERSIB Bandung melangkah ke fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Penyerang asal Argentina itu mencetak gol pada menit ke-89 saat PERSIB menghadapi Manila Digger dalam laga playoff di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (31/8/2026). Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda sekaligus membawa Maung Bandung menang 1-0.

Pertandingan berjalan cukup ketat. PERSIB sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk membuka keunggulan lebih awal, tetapi pertahanan Manila Digger mampu bertahan hingga mendekati akhir pertandingan.

Peralta yang muncul sebagai pembeda justru memilih untuk tidak membesar-besarkan kontribusinya. Ia mengakui pertandingan tersebut tidak mudah dan merasa beruntung bisa mencetak gol penting bagi tim.

“Saya pikir sama seperti yang disampaikan pelatih. Hari ini sedikit berat. Kami sebenarnya bisa mencetak gol lebih awal,” ujar Peralta.

Menurut pemain 28 tahun tersebut, kemenangan dan keberhasilan memastikan tiket ke kompetisi Asia menjadi hal yang jauh lebih penting dibandingkan siapa yang mencetak gol.

“Tapi yang terpenting bagi kami, saya beruntung bisa mencetak gol dan membantu tim meraih target kami untuk berlaga di Champions League Two,” katanya.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi Peralta sekaligus PERSIB. Dengan hasil tersebut, Maung Bandung memastikan tempat di fase grup ACL Two 2026/2027 setelah melewati babak playoff.

Bagi Peralta sendiri, gol tersebut juga menjadi salah satu momen spesial dalam perjalanannya bersama PERSIB. Namun, ia kembali merendah ketika berbicara mengenai gol yang menentukan langkah timnya ke kompetisi Asia.

“Saya rasa saya beruntung bisa mencetak gol di laga ini,” tutur pemain asal Argentina tersebut.

Setelah melewati Manila Digger, PERSIB kini akan menghadapi tantangan yang lebih besar di fase grup ACL Two. Maung Bandung dipastikan bersaing menghadapi klub-klub kuat Asia dalam perjalanan berikutnya.

Kemenangan atas wakil Filipina tersebut menjadi awal dari perjalanan PERSIB di fase grup. Sementara bagi Peralta, satu gol di penghujung laga telah mengantarkan namanya sebagai pembeda dalam malam penting bagi Maung Bandung.