
JMBMedia – Timnas Indonesia memastikan tempat di final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah meraih kemenangan besar atas Bangladesh. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB, skuad Garuda menang telak 9-2.
Mitchell Baker menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Penyerang Indonesia itu mencetak lima gol sekaligus membantu timnya mengamankan posisi puncak Grup A.
Indonesia langsung mengambil kendali permainan sejak awal laga. Gol pembuka tercipta pada menit ke-11 setelah Ole Romeny mengirim umpan dari sisi kanan yang diselesaikan Baker melalui tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Bangladesh.
Sembilan menit berselang, Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan kemelut di depan gawang Bangladesh untuk membawa Indonesia unggul 2-0.
Dominasi Indonesia berlanjut. Pada menit ke-32, Rizky Ridho memperbesar keunggulan setelah menyambar bola liar di area penalti dengan tendangan kaki kanan.
Bangladesh sempat memperkecil ketertinggalan empat menit kemudian. Shahriar Emon berhasil menanduk bola di depan gawang Emil Audero sehingga skor berubah menjadi 3-1.
Indonesia tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Pada menit ke-38, Baker kembali mencetak gol setelah memanfaatkan umpan Romeny.
Baker kemudian melengkapi catatan empat golnya pada menit ke-42. Umpan silang Justin Hubner disambut dengan sundulan yang membuat Indonesia memimpin 5-1.
Menjelang turun minum, giliran Hubner yang ikut mencatatkan nama di papan skor. Ia menanduk bola hasil sepak pojok Calvin Verdonk pada masa injury time babak pertama dan membawa Indonesia unggul 6-1.
Selepas jeda, Indonesia masih terus menekan. Baker mendapat kesempatan menambah gol pada menit ke-55, tetapi tembakannya dari dalam kotak penalti masih mampu ditepis kiper Bangladesh, Mehedi Hasan Srabon.
Srabon kembali menunjukkan refleksnya ketika menggagalkan tendangan Romeny. Kiper Bangladesh itu juga melakukan penyelamatan penting pada menit ke-75 untuk menggagalkan sundulan Elkan Baggott.
Romeny sempat menjebol gawang Bangladesh pada menit ke-84. Namun, gol tersebut tidak disahkan karena berada dalam posisi offside.Indonesia baru kembali mencetak gol pada menit ke-90. Luke Vickery memanfaatkan umpan Romeny untuk membuat skor menjadi 7-1.
Bangladesh kemudian mendapatkan gol keduanya melalui Farhaan Ali Wahid. Ia memaksimalkan umpan Rakib Hossain untuk memperkecil jarak menjadi 7-2.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Kevin Diks mencetak gol pada menit ke-90+6 sehingga Indonesia kembali menjauh.
Tidak berhenti sampai di situ, Baker menutup pesta gol Indonesia pada menit ke-90+7. Memanfaatkan umpan Romeny, Baker mencetak gol kelimanya sekaligus memastikan kemenangan 9-2.
Hasil tersebut membuat Indonesia finis sebagai pemuncak Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Garuda unggul produktivitas gol atas Malaysia yang juga mengakhiri fase grup dengan tujuh poin dan selisih gol +9.
Dengan keberhasilan tersebut, Indonesia berhak melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menghadapi Thailand di partai puncak.