Keberhasilan Frans Putros menembus skuad Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi pencapaian bersejarah bagi Persib Bandung, tetapi juga berpotensi menghadirkan keuntungan finansial yang cukup besar bagi klub berjuluk Maung Bandung tersebut.
Bek berusia 32 tahun itu resmi masuk dalam daftar 26 pemain pilihan pelatih Graham Arnold yang akan membela Irak di ajang sepak bola terbesar dunia. Kehadiran Putros sekaligus mencatatkan sejarah sebagai salah satu pemain yang berkompetisi di Liga Indonesia dan tampil di putaran final Piala Dunia.

Di balik prestasi tersebut, Persib berpeluang menerima dana kompensasi dari FIFA melalui program FIFA Club Benefits Programme. Program ini merupakan bentuk apresiasi FIFA kepada klub-klub yang melepas pemainnya untuk membela tim nasional di Piala Dunia. Dana kompensasi diberikan berdasarkan jumlah hari pemain terlibat dalam rangkaian turnamen, mulai dari masa persiapan hingga kompetisi berlangsung.
Berdasarkan skema yang pernah diterapkan FIFA pada Piala Dunia 2022, klub penerima manfaat mendapatkan kompensasi sekitar USD 10.950 atau setara hampir Rp200 juta per pemain per hari. Dengan format Piala Dunia 2026 yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak peserta, nilai kompensasi yang diterima klub diperkirakan berpotensi meningkat.
Sejumlah laporan bahkan menyebut Persib berpotensi memperoleh dana minimal sekitar Rp4 miliar apabila Frans Putros masuk skuad final Irak dan mengikuti rangkaian turnamen Piala Dunia 2026. Nilai tersebut masih dapat bertambah tergantung sejauh mana perjalanan Irak di turnamen serta ketentuan pembagian kompensasi yang berlaku dalam regulasi FIFA.
Namun demikian, kompensasi tersebut tidak serta-merta diterima penuh oleh Persib. FIFA juga mempertimbangkan riwayat klub yang pernah dibela pemain selama periode kualifikasi Piala Dunia. Artinya, sebagian dana berpotensi dialokasikan kepada klub lain yang pernah menjadi tempat berkarier Frans Putros sesuai ketentuan yang berlaku.
Terlepas dari besaran nominal yang nantinya diterima, kehadiran Frans Putros di Piala Dunia 2026 menjadi keuntungan ganda bagi Persib. Selain memperoleh eksposur internasional dan peningkatan nilai branding klub, Maung Bandung juga berpotensi mendapatkan tambahan pemasukan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan tim di masa mendatang.
Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung yang bukan hanya mengangkat nama Frans Putros dan Timnas Irak, tetapi juga membawa nama Persib Bandung serta kompetisi sepak bola Indonesia ke sorotan dunia.