Hadapi Musim yang Padat, PERSIB Fokus Bangun Skuad Lebih Kompetitif

Foto: JMBMedia/Imran Imannudin

JMBMedia – PERSIB Bandung mulai menyiapkan tim untuk menghadapi musim 2026/2027. Menghadapi jadwal yang lebih padat, manajemen dan pelatih Igor Tolic sepakat membangun skuad yang lebih dalam agar mampu bersaing di empat kompetisi sekaligus.

Musim depan, Maung Bandung akan tampil di Super League, Piala Liga, ASEAN Club Championship (ACC), dan AFC Champions League Two (ACL Two). Padatnya jadwal membuat PERSIB membutuhkan lebih banyak pemain berkualitas agar performa tim tetap terjaga sepanjang musim.

Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan komunikasi dengan Igor Tolic sudah dilakukan untuk membahas persiapan tim. Selain menyusun program latihan, keduanya juga mulai merancang jadwal berkumpulnya pemain hingga kebutuhan skuad untuk musim depan.

“Pastinya skuat lebih besarlah dari musim-musim sebelumnya untuk persiapan yang pas. Kami ada komunikasi beberapa hari terakhir. Coach juga lagi coba meramu program latihan, kita akan berkomunikas dengannya untuk nanti kita lebih spesifik merancang jadwal latihan, kapan tim kumpul, pemain, dan segala macamnya,” paparnya.

Adhitia menjelaskan, tampil di empat kompetisi sekaligus menjadi pengalaman baru bagi PERSIB. Apalagi, dua di antaranya merupakan ajang level Asia yang akan diikuti sebagai wakil Indonesia. Karena itu, manajemen ingin memastikan tim siap menghadapi jadwal yang padat sepanjang musim.

“Challenging, tapi juga menarik untuk kita ikuti. Kayaknya klub Indonesia baru sekarang yang punya kompetisi banyak, jadi sesuatu yang layak kita tunggu dan mudah-mudahan juga ini jadi standar yang baru ke depannya,” tuturnya.

Selain menambah jumlah pemain, PERSIB juga ingin memastikan kualitas skuad tetap merata. Setelah larangan mendaftarkan pemain baru dari FIFA dicabut, manajemen memiliki kesempatan untuk memperkuat tim tanpa mengurangi kualitas yang sudah mengantarkan PERSIB menjadi juara musim lalu.

“Persiapan kita coba buat tim yang lebih gemuk, tapi juga lebih kompetitif,” sebutnya.