JMBMedia – Persib Bandung menunjukkan mentalitas kuat saat menghadapi Bali United dalam laga kedua sekaligus penutup Dewata Challenge Series 2026.

Sempat berada dalam posisi tertinggal, Maung Bandung mampu membalikkan keadaan hingga mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2. Hasil tersebut membuat Persib keluar sebagai juara Dewata Challenge Series 2026 setelah sebelumnya menundukkan Sabah FC dengan skor 3-0.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menilai comeback tersebut menjadi gambaran karakter yang dimiliki skuadnya. Ia melihat para pemain tidak berhenti berjuang meskipun pertandingan berjalan dalam situasi sulit.
“Saya pikir ini adalah sesuatu yang dimiliki oleh seluruh pemain di dalam diri mereka. Pertandingan belum selesai sampai benar-benar selesai dan para pemain selalu bermain sepenuh hati, baik saat kami sedang tertinggal maupun unggul,” ujar Igor.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, mental untuk terus berjuang hingga peluit akhir merupakan salah satu modal penting Persib. Bukan hanya pemain yang berada di starting eleven, pemain yang masuk dari bangku cadangan juga dinilai memberikan dampak terhadap permainan.
“Kekuatan tim ini sekarang adalah para pemain yang ada di dalam lapangan, dan pemain yang masuk dari bangku cadangan, mereka memberikan kontribusi,” katanya.
Masih Butuh Waktu
Di balik dua kemenangan pada Dewata Challenge Series, Igor menyadari permainan Persib masih belum sepenuhnya sempurna.
Hal tersebut tidak terlepas dari proses pembentukan tim yang masih berjalan. Skuad Persib baru sekitar tiga pekan berlatih bersama sehingga koordinasi antarpemain masih membutuhkan waktu untuk semakin matang.
“Tentu saja ada beberapa hal dalam permainan, karena kami baru tiga minggu bersama, jadi beberapa hal dalam permainan belum sempurna. Tapi saya rasa semua orang berusaha, semua orang ingin melakukan hal yang benar,” ucapnya.
Igor menilai para pemain sebenarnya sudah mampu menempati posisi sesuai dengan skema yang diinginkan. Persoalannya kini lebih kepada bagaimana setiap pemain bisa memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan permainan.
“Semua orang sudah di posisi yang tepat, kami hanya perlu menyesuaikan koordinasi timing. Ketika semuanya sudah menyatu, kami sudah menjadi tim yang bagus, tapi saat semuanya menyatu, kami akan menjadi tim yang luar biasa,” tutur Igor.
Dewata Challenge Series pun menjadi bagian dari proses Persib membangun kekompakan skuad. Dua kemenangan atas Sabah FC dan Bali United memberikan hasil positif, sekaligus menjadi bahan evaluasi sebelum Maung Bandung menghadapi tantangan kompetitif berikutnya.