Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo, Tegaskan Rasisme Harus Dihapus dari Sepak Bola

Foto: persib.co.id

JMBMedia – Penyerang Persib Bandung, Luka Menalo, menyatakan dukungan penuh kepada Gabriel Mutombo yang diduga menjadi korban ucapan bernada rasis saat menghadapi Port FC. Menalo menegaskan bahwa tindakan diskriminasi tidak seharusnya mendapat tempat dalam dunia sepak bola.

Persib Bandung sukses mengalahkan Port FC dengan skor 3-1 pada pertandingan pembuka Grup B ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026 di Stadion Thammasat, Bangkok, Kamis (8/10/2026). Meski meraih kemenangan, laga tersebut diwarnai insiden yang melibatkan bek Persib, Gabriel Mutombo.

Menalo mengungkapkan bahwa Mutombo mengaku menerima ucapan bernada rasis dari salah satu pemain Port FC. Namun, Menalo menjelaskan bahwa dirinya tidak berada cukup dekat untuk mendengar perkataan tersebut secara langsung.

“Gabi mengeluhkan bahwa salah satu pemain mereka mengucapkan kata-kata bernada rasis dalam pertandingan. Saya tidak berada cukup dekat dan tidak mendengarnya,” kata Menalo.

Kendati tidak menyaksikan langsung kejadian tersebut, Menalo tetap berdiri di belakang rekan setimnya. Ia menaruh kepercayaan kepada Mutombo dan menilai tindakan rasisme tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

“Saya sepenuhnya mendukungnya. Menurut saya, tidak ada tempat untuk hal-hal seperti itu dalam sepak bola,” ujarnya.

Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu juga menyayangkan persoalan rasisme masih menjadi pembahasan di tengah perkembangan sepak bola modern. Menurutnya, dugaan insiden tersebut perlu ditindaklanjuti agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap.

“Saya tidak percaya bahwa pada 2026 kita masih membicarakan hal seperti ini. Menurut saya, itu sepenuhnya salah,” tutur Menalo.

Menalo berharap penyelidikan dilakukan terhadap dugaan insiden tersebut. Apabila terbukti terjadi tindakan rasisme, pihak yang bertanggung jawab diharapkan menerima sanksi yang sesuai.

Dukungan Menalo sekaligus menegaskan solidaritas para pemain Persib terhadap Mutombo di tengah persoalan yang mencoreng pertandingan tersebut.